detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan
seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati
di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan kepadaMu
yang terindah dalam hidup
meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu
maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta
detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu
“bagaikan camar pulang senja
patah sayapnya tetap terbang jua
sekadar secicip rezeki
buat yang sedang rindu menanti
segengam tabah dipertahankan
buat bekalan diperjalanan
kau bebat luka yang berdarah
kau balut hati yang calar”
dihempas gelombang dilemparkan angin
sekisah kubersedih kubahagia
di indah dunia yang berakhir sunyi
langkah kaki di dalam rencananya
semua berjalan dalam kehendakNya
nafas hidung,cinta dan segalanya
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
bila mungkin ada luka,coba, tersenyumlah
bila mungkin tawa, coba, bersabarlah
karena air mata tak abadi
akan hilang dan berganti ( hilang kan berganti )
bila mungkin hidup hampa dirasa
mungkinkan hati rindukan DIA
karena hanya denganNya hati tenang
damai jiwa dan raga
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
hanya padamu ya robbi
~ Sumur hatiku punya jutaan kisah suka duka ~
~ Punya warna warni rasa ~
~ Rasa yang menggetarkan jiwa ~
~ Rasa yang mendamaikan sukma ~
~Rasa yang mendesakkan akal ~
~ Rasa yang mendesahkan fikiran ~
~Kesemuanya ada ~
~ Hidup, mengalir dalam Hati ini ~
~Kerna aku manusia biasa ~
~ Punya hati punya jiwa ~
~ Selayaknya rasa satu makhluk yang bernama manusia ~
_lu’lu_(m.b)1.03am
Difailkan dalam: Bingkisan hati | Tagged: camar, hati, opick, rapuh, rasa, segemgam tabah, takdir


salam…
mutiara bernilai yang bernilai, firstly puisi2 mutiara, memang bernilai puitis bahasanya. menyentuh kalbu dan menyejuk mata yang membacanya…
wahai muslimah yang bak mutiara,
Islam bukan sekadar mencintai Illahi dalam bait-bait puisi indah, atau berperibadi solehah yang bersinar bak butir-butir permata.
Bertuah ayah dan bonda mutiara bernilai mempunyai anak yang berciri Islam dan berfikrah murni.
Tapi adikku, Islam bukan seputar akhlak, jiwa luhur, hati bersih sahaja atau pergaulan yang makruf sahaja..
Islam adalah agama Kaffah dan Syumul, dalam kau mencari cintanya, kau harus mengikatkan diri pada segala hukum syariatNya. Ketika kau ingin mengetahui syariat Islam, gunakan akalmu mencari garisan jejak2 ilmu syariat Islam agar kau tahu apa kau cari dalam hayat ini.
ketika dirimu bersih dalam pemeliharaan agamaNya, kau harus berusaha mengajak org lain agar meyakiniNYa, ketika org lain dalam kejahilan pemikiran dan caca-marba perbuatan akibat virus kapitalis-sekular, kau harus mantapkan tsaqafah dan syaksiyahmu agar dapat menjernihkan kembali pemikiran masyarakat.
to be continue…
Izzah
salam..
ana masih menunggu sambungan ukhti izzah..
Subhanallah..
sedih dan sayu hati ini..
mesti hasil dari hati yg tulus mulus..
kata2 yg indah dan menyentuh hati..